Apa jadinya kalau masjid di daerahmu tak memadai untuk sholat tarawih saat Ramadhan?
Di batas kota Pekanbaru-Siak, ada sebuah pesantren dengan masjid kecil yang hanya memuat kapasitas 120 santri, sementara total santri ada 223 orang dan total jamaah kurang lebih 300 orang, setiap malam sebagian santri harus berjalan kaki sejauh 2 km untuk menjalankan sholat tarawih di salah satu masjid warga. Begitu juga untuk sholat jumat harus berjalan sejauh 2 km setiap jumatnya. Sholat 5 waktu sementara sebagian sholat berjamaah di Aula kelas.
Kita bisa jadi cahaya untuk santri penghafal Al-Qur'an, dengan ikut berdonasi dalam pembangunan Masjid Santri penghafal Al-Qur'an di Pesantren Aufia, bantu pembangunan masjid santri penghafal Al-Qur'an agar ibadah santri berjalan lancar dan malam-malam Ramadhan penuh dengan cahaya keberkahan. Bayangkan pahala yang terus mengalir tanpa henti dari setiap sholat yang dilakukan jamaah, bacaan dan hafalan santri Penghafal Al-Qur'an serta ibadah-ibadah lain yang dilakukan di masjid itu berkat bantuanmu.
Ramadhan tak lama lagi berlalu, adakah yang bisa menjamin kita bisa berjumpa lagi di Ramadhan berikutnya? renungkanlah, barangkali ini menjadi Ramadhan terakhir kita, lalu Amalan apa yang bisa menolong kita di kehidupan berikutnya?
Klik tombol donasi sekarang dan jadi bagian dalam membangun peradaban islam di Batas Kota✨🕌
Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini
Belum ada Fundraiser
Menanti doa-doa orang baik